Oleh: ferdiiipandani | Desember 23, 2008

Berani!!!

Assalamu’alaikum…
hai semua…
dah lumayan lama gak ngeupdate nih weblog. kangen juga, he he he…oh ya, di postingan kali ini saya akan coba ngebahas tentang keberanian.
bagi saya, keberanian ada dua macam, pertama, keberanian dalam hal kebaikan, semisal berani menantang maut dalam perang, berani menentang penguasa jahat, dsb.
kedua, keberanian dalam hal kurang baik, semisal berani koprol di eskalator mall, berani ngejitak satpam penjaga gerbang kampus, atau berani makan pisang goring 5 biji tapi cuma bayar 3 biji, or berani2 yang laennya.
Semua itu menurut saya…

Nah, gimana kalo berani nyeker di ruangan kelas pas perkuliahan? pas ada dosen lagi!!!
gimana menurut kamu2 semua?
Suatu hal yang ekstrim kayang sambil nyeker di depan dosen pas kuliah lagi berlangsung, tapi untung itu gak saya lakukan.
Saya sering nyeker di kelas, di satu kesempatan ada temen saya yang bersedia foto saya, nih fotonya. Entah apa motivasinya ngefoto saya yang lagi nyeker…
0609301872

he he he…sepatu saya dimana ya?

Oh ya, beberapa waktu yang lalu saya kaget tau MUI rencananya mo ngeluarin fatwa haram golput. Golput haram? saya yakin ini ngundang banyak perdebatan, kayak dulu pas MUI ngeluarin fatwa haram rokok.
MUI memang hanya diisi manusia biasa, namun kita juga jangan memungkiri bahwa tidak sembarang orang bisa duduk di MUI, hanya orang-orang dengan kualifikasi tertentu yang bisa duduk di MUI. Yang saya harapkan dari MUI adalah agar MUI tidak sembarang mengambil suatu isu untuk diambil kesimpulan hukum, jangan sampai suatu perkara yang memang didiamkan oleh Allah sebagai rahmat-Nya, menjadi diharamkan oleh MUI.

Oh ya, saya pernah denger paham pluralisme agama. Paham ini menyatakan bahwa semua agama adalah sama. Saya kurang sependapat dengan pemahaman itu. Semua agama jelas berbeda satu sama lainnya. Ini pertanyaan saya buat umat muslim yang setuju sama paham pluralisme agama, “Buat apa ada Islam kalo semua agama sama? bukankah Islam ada karena berbeda dengan agama lain? Jika Islam sama dengan agama-agama lain, mengapa harus ada Islam?”. Meski semua agama berbeda, kerukunan dan ketertiban antar umat beragama wajib dijaga dan dipelihara.
Islam mengajarkan kita untuk menghormati umat agama lain. Malah kita dilarang untuk mengusik umat agama lain yang ingin hidup damai.
Berbeda halnya dengan pembuat film FITNA, penggambar karikatur nabi, dan penghina Islam lainnya, mereka jelas-jelas menabuh genderang perang, alias…ngajak perang…kalo dalam bahasa Sundanya, ngajak gelut. Mereka perlu kita perangi.
Yang saya herankan, kenapa harus Islam yang jadi sasaran hinaan dan cacian mereka? dosa apa Islam pada mereka? salah apa Islam pada mereka? apa Islam pernah nyuri makanan mereka dari kulkas? apa Islam pernah ngebom rumah mereka hanya karena pengen ngebunuh tikus atau cicak? apa Islam pernah ngeracunin makanan mereka? YA ENGGAK KAN…
Kenapa harus Islam yang jadi sasaran mereka? kenapa? kenapa?

Padahal Islam itu agama damai, mereka sendiri yang ngajak perang. Ente jual, ane beli…


Beri tanggapan

Your response:

Kategori